Ekbis

Teknik Baru Semai Padi Pakai Serbuk Besi, Tekan Biaya Produksi

 Senin, 18 Juli 2022, 20:43 WITA

beritalombok.com

IKUTI BERITALOMBOK.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Adapun perbandingannya sebanyak 10 kilogram benih padi varietas unggul, ditambah 5 kilogram serbuk besi dan 750 gram gipsum. Di mana proses ini hanya membutuhkan waktu tiga hari hingga bisa ditanam.

Pola tanam baru dengan mengadopsi teknologi pertanian Jepang ini dinilai bisa memberi kemudahan dengan biaya yang relatif lebih murah. 

Cocok bagi petani yang memiliki lahan sempit dengan biaya yang minim. Sehingga bisa menekan biaya produksi pertanian yang semakin meningkat.

“Teknologi pertanian dengan serbuk besi ini relatif murah dan mampu menekan biaya semai tanam yang meningkat,” terang Apri.

Teknologi pertanian yang tergolong baru ini sebelumnya sudah diteliti oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), di Karangwang. 

Dari hasil itu, tidak ditemukan adanya residu yang dihasilkan oleh serbuk besi tersebut. Bahkan dinilai sangat baik bagi kontur tanah di Indonesia, dikutip inside lombok.id.

Putri Dewi, yang juga pendamping dari My Farm mengatakan teknologi jenis ini dapat membantu memangkas biaya tanam. Terutama di saat sekarang ini, diakuinya susah mencari penerus untuk bertani. 

Namun, dengan sistem ini dia menyebut, cukup hanya dengan beberapa orang petani saja untuk menggarap lahan satu hektare.

“Di tengah sulitnya pekerja pertanian, teknologi ini bisa hanya dikerjakan dua orang untuk satu hektare hamparan pertanian,” bebernya.

Sementara itu, petani sekaligus pembina KUD Narmada, H Masnun menuturkan dalam kerja sama ini, Narmada dipilih sebagai percontohan teknologi baru semai tanam padi dengan serbuk besi tersebut. Sehingga ia berharap, kesempatan ini bisa dimanfaatkan betul oleh para petani.

Terlebih kata dia, hasil yang didapatkan jauh lebih tinggi, namun biaya yang dikeluarkan relatif lebih rendah.

“Tempat kami ini satu hektare, kami coba dan nanti bisa dipergunakan oleh petani kita untuk meminimalisir gagal panen,” tandasnya. 

Penulis : bbn/tim

Editor : Robby


Halaman :





TERPOPULER


Hasil Polling Calon Gubernur NTB 2024

Polling Dimulai per 1 September 2022


Trending Terhangat