News
Kembar Dempet Perut Asal Lombok akan Dipisahkan di Surabaya
Senin, 31 Januari 2022, 23:35 WITA
Beritalombok.com
Untuk melakukan operasi pemisahan ini, telah dibentuk tim yang mendampingi keberangkatan ke Surabaya, hingga proses operasi rampung.
“Cepat sehat ya, cepat kembali lagi ke Lombok, nanti main sama kakek lagi,” kata Sukiman Azmi, mengajak bicara si kembar.
Keduanya, hanya mengangguk kalau diajak berbicara. Sambil sesekali menatap wajah bupati, mereka tampak lebih sibuk dengan ponsel pintar dalam genggamannya.
Baca juga:
Ciputra Group Lirik Investasi di Mandalika
Menurut Husniati, ketika Dr Tontowi Jauhari mengajak bicara rencana pergi ke Surabaya, si kembar menduga akan diajak pergi Yasinan di Surabaya. "Yasinan Yasinan," ucapnya seperti dikutip Husniati.
Anayah dan Inayah lahir dari bapaknya, Jupri, 40, sebagai anak kedua dan ketiga dan anak keempat dan kelima dari Husniati.
"Mereka sudah bisa berhitung 1 – 10 dalam bahasa Arab dan Inggris," ujar Husniati.
Mereka juga mampu mengucap nama – nama hari dan bulan. Namun, mereka juga sering merasa malu jika ada yang membuka bajunya ingin memotret bagian tubuhnya yang berdempet. Juga ketika bertemu orang lain, satu diantaranya memintanya masuk ke dalam rumah sambil merapat di tembok atau digendong.
Karena kendala buang air yang tidak bersamaan makan keduanya selalu menggunakan pampers yang selain beli sendiri juga mendapatan kiriman dari lembaga sosial di Mataram, yang berjarak 55 kilometer ke Desa Jurit Kecamatan Pringgasela Lombok Timur.
Penulis : bbn/lom
Senin, 31 Januari 2022
Senin, 31 Januari 2022
Senin, 31 Januari 2022
Senin, 31 Januari 2022
Senin, 31 Januari 2022
Senin, 31 Januari 2022
Senin, 31 Januari 2022
Senin, 31 Januari 2022
Polling Dimulai per 1 September 2022