RUU Apoteker Diharapkan Masuk Prolegnas Prioritas
beritalombok.com
RUU Apoteker diharapkan bisa masuk Prolegnas Prioritas. Hal ini untuk mewujudkan Apoteker yang profesional dan meningkatkan kesehatan dari setiap manusia dalam menjalan praktek kefarmasian.
Demikian dikatakan Sekjen Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Apt Lilik Yusuf Indrajaya, SE SSi MBA, saat melaporkan tentang adanya dua isu strategis yang akan dibahas pada Konferensi IAI Wilayah NTB ke-IX, di Ballroom Hotel Golden Palace, Sabtu (27/8).
Baca juga:
2 Jambret Digebuk Korban Sampai Masuk UGD
“IAI memiliki maksud untuk mewujudkan apoteker yang profesional dan meningkatkan kesehatan dari setiap manusia dalam menjalan praktek kefarmasian”, pungkasnya.
Selanjutnya, Ketua Pengurus IAI NTB, apt Drs Agus Supriyanto menerangkan, selama 40 tahun Konferda NTB telah hadir berkontribusi pada pembangunan kesehatan di NTB.
"Hampir 1 200 apoteker di NTB menjadi pelayan di apotek mandiri, Rumas Sakit, maupun instansi kesehatan lainnya," ucap Agus Supriyanto, sekaligus merupakan penyelenggara kegiatan ini.
Sementara itu Wakil Gubernur NTB, Dr Sitti Rohmi Djalillah mengapresiasi kinerja IAI dimana apoteker memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat dalam dunia kesehatan.
“Mari kita berkolaborasi membangun dan meningkatkan kualitas apoteker kita, meningkatkan sumber daya terutama mendorong potensi herbal di NTB. Suatu saat kita ingin ada Industri Farmasi di NTB”, tuturnya memberi sambutan.
Akhir sambutan, dilanjutkan dengan penandatangan MoU antara Ketua Pengurus Daerah IAI NTB dengan Kepala Balai BPOM Mataram dan PT Kimia Farma Apotek tentang kerjasama Pemagangan Apoteker Baru di Wilayah NTB.
Penulis : bbn/tim
Editor : Robby
News Lainnya
Berita Lainnya